Minggu, 12 Agustus 2012

Jika Aku Harus Menjadi Diriku Sendiri


 
           
Nama aku adalah Park Xiao An aku sering dipanggil Xiao An aku adalah anak dari sekolah menengah atas yaitu SMA Feng Ling semua orang mengakui kepintaranku, tetapi ada satu hal yang membuatku merasa bersalah kepada sahabatku dan temanku.
            Pada saat SMP aku mempunyai sahabat bernama Ming Er sampai saat pun masih sama sekolah tetapi karena kepintaranku sahabatku menderita karena aku. Ayahnya selalu menyuruhnya agar belajar lebih giat agar dapat melebihi dari pada aku. Apakah harus menjadi diriku sendiri ??????? terpikir dibenakku, ada dua hal menjadi pilihan hidupku yaitu membahagiakan sahabatku Ming Er atau membahagiakan orang tuaku dan diriku.tapi …. Apa ku harus mengorbankan diriku ??????
            Hidup ini sungguh tidak adil bagiku ……… kuliat jadwal belajar kubentuk kotak jari jariku hingga kuberjalan mundur dan kuliat jadwalku hanya sekecil ini kehidupan aku sehari harinya ……
            Kumulai bosan dengan hidup ini sehari hariku hanya terus menerus yang terulang bahkan sering terulang masa yang terjadi kepadaku ……… Hanya ada satu pertanyaan yang selalu muncul dipikiranku setiap hari “Mengapa aku harus dilahirkan sebagai Park Xiao An mengapa bukan orang lain bahkan hidup orang lain” Hidup orang lain lebih tenteram dari pada hidup Park xiao An Mengapa…… Mengapa…… Mengapa……???????
            Kuberteriak pun tak ada yang peduli terhadapku apa tak ada yang bisa memahamiku……????? Kata orang sahabat adalah memahami semua perasaan temannya tetapi kenyataannya “TIDAK” sama sekali Apakah iini…… yang disebut “ MANTAN SAHABAT ” ?????? mereka pun sama saja…… Sahabat atau temanpun jika aku curhat kepada mereka hanya mereka semua bisa mengatakan “Kamu sebenarnya terlahir sebagai Park Xiao An terlalu malang walaupun pintar tapi hidup kau mirip boneka hanya seperti orang lain yang bisa menjalankanmu……”
            Setelah mendengar apa yang semua mereka katakan terhadapku aku pun mulai sadar ternyata mereka hanya bisa mengomentari seseorang dari luarnya……
            Aku pun tak mampu menahan amarahku aku memang orang yang terlihat dari luar terlihat lemah tetapi kadang kala aku melampiaskan kemarahanku terhadap laut ataupun pantai yang seringku kukunjungi disaat perasaanku yang sedang hampir meledak dan hampir membunuhku kuberteriak sekeras mungkin sampai suaraku terpantul dan kembali lagi yang tadinya kuucapkan ingin rasanya menjadi orang lain dari pada menjadi Park Xiao An……
            Kuambil botol dan kuambil kertas selembar kumenuliskan keinginan ku, kumenulis kata yaitu aku ingin hidup menjadi yang dulu atau terlahir kembali bukan sebagai Park Xiao An, hidup yang selalu aku inginkan yang seterusnya kumasukkan kertas selembar itu yang bertuliskan keinginanku kututup botol itu dan kulemparkan sejauh mungkin dan hingga akhirnya dibawa ombak pantai.
            Hatipun agak sedikit tenang, tapi walau begitu aku merasa masih tidak tenang ……
            Sorepun tiba sepulang dari sekolah lalu kepantai dan pulang kerumah hingga sesampai  dikamar masih pun aku memikirkan apa yang selalu terjadi dalam kehidupanku………
            Aku pun membaringkan badanku sambil berpikir………
            Seringku pun berandai-andai mungkinkah hidupku ini hanya mimpi jika  ini hanya mimpi kuharap secepatku bangun dari mimpi buruk ini………
Tanggal 27 April 2010
 Ya…… Itu hari ulang tahun Ming Er aku pun pergi ketoko mencarikannya kado yang terbaik untuknya.
HARI ESOKNYA…………….
            Xiao An  : selamat hari ini ulang tahun kamu yang ke 17 moga moga tambah pintar dan sehat selalu.
            Ming Er  : ya….. seperti yang aku selalu kukatakan terhadap kamu “Aku tak akan kalah darimu  memang kita pernah bersahabat tetapi itu dulu”, dan ini kado dari kamu aku kembalikan.   Selamat tinggal teman…………
            Aku pun menundukkan kepala melihat perbuatan Ming Er terhadap  sahabatnya sendiri, seakan ingin berteriak Mengapa……???? Mengapa………???? dan Mengapa……???? ini harus terjadi dalam hidupku……………
Ming Er pun langsung membalikkan badan dengan temannya. Walau Ming Er berkata santai tetapi hatiku  pun serasa lebih sakit dari siapapun setelah mendengar perkataan Ming Er ………
Malam harinya kutatap bintang dan bulan begitu indah yang menerangi malam yang begitu gelap akan kah ada sahabat atau teman yang bisa menerangiku……
Sejak saat itulah aku mulai kesepian tanpa sahabat ataupun teman. Hingga saatnya Xu Yu pun datang sebagai murid baru di SMA feng Ling. Xu Yu adalah teman satu satuku yang sekarang aku miliki.
Aku pun biasa meneteskan air mata untuk mengingat itu apaku harus  mencari teman yang baru sedangkan teman dikelas tak ada yang bisa toleransi denganku
Kuberteriak dalam hati dan bertanya Mengapa…… Mengapa…… Mengapa………????
Hingga guru mengadakan kelas special dan temanku Xu Yu pun juga ikut dalam kelas tersebut. Hatiku saat itu sangat senang melebihi siapa pun……
1 Mei 2010…….
            Ya……. Hari yang ditunggu anak kelas special  ulangan penentuan pun dimulai untuk melihat siapa yang terhebat dalam kelas special tersebut… hatiku pun tambah deg degan…….
            Hingga hari esok pengumuman pun keluar akhirnya siswa yang terhebat dikelas special adalah….. Park Xiao An hati ku pun merasa senang dari siapun dan Ming Er juara ke dua setelah aku tetapi mungkin orang mengira aku sebagai juara tak mempunyai masalah tetapi ada satu hal yang kupikirkan pada hari itu mungkin kah Ming Er tambah membenciku sebab aku mengalahkannya???????
            Tiba tiba Xu Yu memanggilku dari belakang dan mengatakan Selamat ya…. Atas kemenangannya, akupun hanya tersenyum kecil dihadapannya .

            Mungkin orang semua disekolah ini mengira hatiku sepenuhnya gembira Karena mendapatkan peringkat pertama apa boleh buat terpaksa aku menebarkan senyuman palsuku buat orang lain……
27 juni 2010………
            Hari itu adalah hari yang paling bersejarah bgiku dan Xu Yu …….
             Karena hari itu Xu Yu dikeluarkan dari sekolah karena keterbatasan biaya aku pun mencari cara agar Xu Yu dapat besekolah kembali, tetapi……. Semua cara yang aku lakukan semuanya tidak berhasil hati pun sangat sakit dan tak dapat diungkapkan dengan kata kata.
            Pikirankupun tambah kacau memikirkan Xu Yu, hingga akhirnya muncul pertanyaan lagi mengapa Xu Yu bisa dikeuarkan dari sekolah ????? Apakah mereka betul tak mempunyai hati nurani, Apakah mereka semua gila?????? Apakah mereka hanya memikirkan uang……dan uang…… Semua pertanyaan muncul dibenakku ………
            Aku pun malam itu meminta bertemu dengan Xu Yu yang untuk terakhir kalinya
            Xu Yu : Kau mau kesini untuk apaalagi??????
            Xiao An : Aku hanya ingin meminta pendapatmu untuk membantumu agar bisa kembali untuk kau…..
            Xu Yu : hah…… Percuma karena sekolah itu tak akan tau bagaimana perasaan seorang siswa dikeluarkan karena keterbatasan biaya karena sekolah itu hanya untuk siswa yang mempunyai….. mungkin harus ada seorang siswa meninggal karena terlalu depresi guru guru itu akan sadar.
            Xu Yu pun meninggalkan Xiao An dipinggir jalan sendirian
11 Agustus 2010……
            Setelah beberapa minggu kepergian Xu Yu…. Xiao An mulai tak mempunyai teman lagi
            Khon Zhi : hebat banget ya,,,, bisa dapat peringkat pertama di kelas special tetapi walau peringkat pertama tetap saja tak punya teman……..
            Semua pun memberikan bunga mawar putih terhadap Xiao An …….
            Khon Zhi ; Ini bunga mawar putih untuk kau agar arwah kamu tenang dialam sana……
            Padahal Park Xiao An belum meninggal………
            Semua siswa memberikan mawar putih kepada Xiao An dan yang terakhir yang memberikan bunga mawar putih itu adalah Ming Er, Setelah Ming Er membalikkan badan harapan Xiao An pupus….., lah sudah tadinya Xiao An berharap Ming Er tak memberinya bunga………
            Aku pun terduduk dilantai melihat semua apa yang terjadi……
12 September 2010……..
            Malam itulah setelah terpikir oleh saran yang pernah dikatakan oleh Xu Yu harus ada yang meninggal untuk menyadarkan semuanya……. Xiao An pun mencoba bunuh diri hingga akhirnya kritis di rumah sakit dan akhirnya Xiao An meninggal ……..
            Beberapa hari kemudian Xiao An dikabarkan meninggal karena depresi akibat mendapat tekanan……
            Guru guru dan siswa pun dilarang menjawab pertanyaan dari wartawan hingga beberapa bulan kemudian masalah itu terungkap mengapa Xiao An bisa meninggal itu disebabkan tekanan kepala sekolah kepada Xiao An terlau besar agar bisa membawa nama sekoah Xiao An harus banyak belajar, tanpa memirkirkan apa yang telah dirasakan Xiao An dan mengeluarkan teman Xiao An dari sekolah yang diduga keterbatasan biaya tetapi, bukan itu sebabnya ……..
            Xu Yu dikeluarkan dari sekolah bukan karena masalah biaya itu hanya alasan karena Xu Yu mengetahui apa yang sebenarnya terjadi……………
5 Oktober 2010……..
            Kepala sekolah SMA Feng ling pun ditahan dengan tuduhan penyiksaan mental terhadap siswa anak 17 tahun yaitu terhadap Park Xiao An……..
            Hingga pada saat itu Ming Er pun merasa bersalah terhada Xiao An tentang apa yang dilakukannya dulu terhadap Xiao An …………
            Malam itu pun Ming Er mencoba bunuh diri untuk menebus kesalahannya terhadap Xiao An tepat pada tampat Park Xiao An bunuh diri.
            Sebelum meloncat Ming Er mengirim pesan singkat terhadap Xu Yu yaitu teman dekat juga dari Park Xiao An yang berisi:
            Mungkin orang paling kejam didunia ini adalah Ming Er karena itu Xiao An bunuh diri selamat tinggal teman aku akan bertemu Park Xiao An untuk meminta maaf atas perbuatanku selama ini kepadanya kamu jangan khawatir jangan mencariku lagi ……
Buat Xu Yu temanku 
Dari Ming Er

            Perasaan Xu Yu makin tidak enak, ia langsung berlari ke tempat Xiao An dulu bunuh diri………
Tanpa menghiraukan disekitarnya ia pun sampai kegedung tempat Park Xiao An bunuh diri sesampainya disana Xu Yu melihat Ming Er yang hampir meloncat segera Xu Yu menarik tangan Ming Er agar tidak meloncat………..
            Xu Yu : Sebenarnya kematian Xiao An bukan sepenuhnya salah kamu yang membunuh Xiao An adalah kita semua……. Kamu pun bunuh diri tidak ada gunanya lagi mungkin kalau kamu bunuh diri Xiao An akan bertambah marah pada kamu……. “Kamu harus menjadi diri kamu sendiri dan janganlah menjadi orang lain Ming Er yang aku kenal dulunya tak seperti ini…… walaupun Xiao An telah meninggal ia akan tetap bersama kita selamanya, aku pun merasa bersalah kepada Xiao An memberinya saran begitu ……
            Ming Er : Maksudnya?????????
            Xu Yu : Tak usah mempermasalahkan itu ………
            Ming Er pun turun lalu memeluk Xu Yu yang nafasnya masih terengah engah akibat lari…….
            Esok harinya Ming Er dan Xu Yu pun mengunjungi pemakaman Park Xiao An dan meminta maaf kepada Xiao An……walaupun kata maafnya terlambat tetapi kata maaf buat sahabat tak pernah terlambat buat untuk dikatakan……
            Dan akhirnya Xu yu pun dapat merasakan sekolah lagi di SMA Feng Ling dan Ming Er menggantikan kedudukan Park Xiao An yang mendapat peringkat pertama dikelas special…..
            Hanya satu permintaanku saat itu kuingin semunya kembali seperti dulu, bersahabat dengan Xiao An dan ditambah lagi dengan Xu Yu…… tetapi mungkin itu mustahil terjadi……..
            Kadang sahabat selalu ada disamping kita saat suka dan duka tetapi terkadang juga sahabat dapat berkhianat entah mengapa dan kenapa sehinggan hal itu dapat terjadi, kata kata ini dapat ditemukan didunia ini “SAHABAT DAPAT MENJADI MANTAN SAHABAT” tetapi kata maaf buat sahabat selalu ada dalam hati                  walaupun penyesalan selalu datang belakangan.
           
THE END


           

0 komentar:

Poskan Komentar